Aku ingin istirahat,sebentar saja
Mungkin hanya Rabbku dan akun kecil ini yang mengerti seberapa lelah aku melangkah
Kutumpahkan semua rasa dan asa dalam kertas tak berupa dalam pena tak bertinta
Kau tahu Angin?
Semua mimpi indah yang aku lukis seakan jauh dari genggaman
Dia yang aku harapkan menjadi penyemangat bagiku
Pelindung ragaku
Pelipur hatiku
Kini membuatku kembali menelan sebuah arti kehilangan
Satu hal yang aku yakini akan mengubah masa depanku
Belum berubah menjadi sebuah kegembiraan yang mampu membuatku tersenyum
Kini kau pergilah
Sedang aku bertahan disini
Ya Allahku
Aku lelah dengan semua ini
Boleh aku beristirahat?
Sebentaaar saja...
Kumohon,tutuplah hatiku sebentar saja
Untukmu angin
Apakah tubuh ini terlalu ringkih untuk berjuang?
Apakah hati ini terlalu hina untuk dicinta?
Apakah semangat ini terlalu kecil untuk berubah?
Aku ingin beristirahat
Sebentaaar saja...
Istirahat pada bahu seseorang yang mampu memahamiku
Istirahat pada sebuah masa yang akan memihakku
Atau setidaknya
Istirahat dalam mencintaimu
Sebab sungguh,
Aku sudah lelah
Duhai angin nan jauh disana
Mungkin kau terbiasa melihatku berada di titik jenuh ini
Berada pada jurang kehancuran hati
Semoga Allah senantiasa menjagamu
Karena sesakit apapun yang kurasa
Sebungkam apapun kau kepadaku
Hatiku selalu mempunyai ruang untuk memaafkanmu
Mungkin banyak orang beranggapan aku bodoh
Berharap pada seseorang yang tidak mampu memahamiku
Tapi hatiku telah memilih dirimu
Aku menunggumu mengajakku keluar dari jurang kesendirian ini
Aku menunggumu menghapus semua rasa lelahku
Dengan sebuah tindakan akan pernikahan
Karena sungguh,engkau telah menjadi pilihanku
Ah sudahlah kurasa ini percuma.
Ya Allah
Peluk erat aku di siang ini
Aku hanya ingin istirahat sebentar saja
Dari semua masa depan yang belum mampu aku genggam
Seiring sedikitnya waktu yang telah ditentukan
Maafkan aku yang selama ini melangkah jauh dariMu
Hingga kau mencubitku dengan semua rasa lelah ini
Ya Allahku
Aku kembali padaMu
Tangkap aku dalam peluk hangatMu ya ?
Dan benar
Aku ingin istirahat,sebentar saja
Rangkasbitung,20 Mei 2017
12.33
Terima Kasih @astrisulistyorini Tulisan ini mewakili hati.
--Mencintai Kehilangan
Komentar
Posting Komentar